Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Korban Banjir Bandang Air Terjung Dua Warna Kemungkinan Bertambah

Wahyudi Aulia Siregar , Jurnalis-Rabu, 18 Mei 2016 |06:04 WIB
  Korban Banjir Bandang Air Terjung Dua Warna Kemungkinan Bertambah
Evakuasi korban banjir bandang (foto: Okezone)
A
A
A

MEDAN - Jumlah korban dalam bencana tanah longsor dan banjir bandang di Air Terjun Dua Warna, Sibolangit, Deliserdang, Sumatera Utara, berpotensi bertambah dari jumlah awal yang dilaporkan yakni 21 orang.

Potensi pertambahan itu tergambar dari jumlah data ante mortem yang dilaporkan keluarga korban ke posko ante mortem DVI Polda Sumut di Rumah Sakit Bhayangkara Medan, yang kini telah mencapai 24 orang.

“Iya sudah ada 24 data ante mortem yang kita terima dari keluarga yang merasa anggota keluarga mereka ikut menjadi korban dalam bencana tersebut. Ya mungkin saja ada korban yang bertambah, yang sebelumnya tidak terdata mungkin. Kan di lokasi itu memang bukan hanya wisawatan saja,” ujar Kepala RS Bhayangkara Medan, Kombes Pol Farid Amansyah, Rabu (18/5/2016).

RS Bhayangkara sendiri diakui Farid tidak dalam kapasitas menolak data ante mortem yang diberikan keluarga korban. Seluruh data itu pun akan direkonsiliasi dengan data post mortem yang dikumpulkan tim identifikasi di instalasi jenazah RS Bhayangkara Medan.

“Kita dalam kapasitas menerima. Siapa saja yang merasa kehilanga keluarganya dalam bencana itu boleh lapor ke kita,” tandasnya.

Hingga saat ini, masih ada enam jenazah lain yang belum teridentifikasi, dari 16 jenazah yang sudah dievakuasi ke RS Bhayangkara Medan. Sementara 10 jenazah korban yang sudah teridentifikasi, telah dikembalikan kepada keluarganya masing-masing mereka untuk dimakamkan.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement