Share

Michelle Bachelet, Presiden Kedua Cile yang Menjabat Dua Kali

Silviana Dharma, Okezone · Rabu 08 Juni 2016 14:01 WIB
https: img.okezone.com content 2016 06 08 18 1409144 michelle-bachelet-presiden-kedua-cile-yang-menjabat-dua-kali-xbmJnVBH52.jpg Presiden Cile Michelle Bachelet. (Foto: Forbes)

MENJADI perempuan yang terjun ke dunia politik merupakan pertaruhan besar. Dulu, perempuan dianggap tidak becus dalam hal berdiplomasi, apalagi bicara soal negara, pemerintahan, dan rakyat. Namun perkembangan zaman membuktikan para perempuan ternyata memiliki kecakapan yang sama. Bahkan, tidak jarang melebihi kandidat (saingan di pemilu presiden) laki-laki di negaranya.

Salah satu contoh nyatanya, role model dari keberhasilan para perempuan dalam memimpin negaranya, dicerminkan oleh Presiden Cile Michelle Bachelet. Menempuh pendidikan sebagai dokter bedah spesialis anak, dia terpilih menjadi perempuan presiden pertama di Cile pada 2006, mengakhiri pemerintahan otoriter junta militer di negaranya.

Tidak hanya dalam satu periode kepemimpinan, Bachelet yang kita lihat saat ini merupakan presiden kedua Cile yang mampu mempertahankan masa jabatannya hingga dua periode keterpilihan, setelah Arturo Alessandri pada 1938.

Berkat kepiawaiannya dalam merealisasikan janji-janji kampanye, perempuan kelahiran 29 September 1951 itu baru-baru ini dinobatkan sebagai satu dari 100 perempuan paling berpengaruh di dunia, terutama dalam bidang politik.

Sebagaimana dilansir Forbes, Rabu (8/6/2016), orangtua tunggal dari tiga anak ini bahkan mengalami peningkatan popularitas sebagai perempuan berpengaruh. Dari yang tadinya bertengger di posisi 27 pada 2015, naik ke peringkat 18 perempuan paling berkuasa dan berperan mengubah dunia.

Follow Berita Okezone di Google News

Sementara dari segi perempuan pemimpin politik saja, Bachelet menempati posisi ketujuh, setelah Kanselir Jerman Angela Merkel, bakal capres Amerika Serikat (AS) Hillary Clinton, Ketua Federal Reserve AS Janet Yellen, Presiden Korea Selatan Park Geun-hye, Ibu Negara AS Michelle Obama, dan Presiden Taiwan Tsai Ing-wen.

Lalu, apa sajakah keunggulan politikus Partai Sosialis Cile ini? Menurut keterangan dari Forbes sendiri selaku pihak pembuat peringkat, Bachelet layak disebut perempuan pemimpin dunia paling berpengaruh dilihat dari perubahan yang sanggup dibawanya di tubuh pemerintahan Cile selama masa jabatannya.

Terlepas dari sebuah skandal keuangan yang melibatkan putranya, Sebastian Davalos, pada 2015, mantan menteri kesehatan dan pertahanan nasional itu telah membuat gebrakan yang belum pernah direalisasikan laki-laki pemimpin dunia mana pun. Gebrakan itu adalah merealisasikan 92 persen dari 50 janji reformasinya dalam waktu 100 hari sejak disumpah pada 2014.

Membahas mengenai kesetaraan hak pada perempuan, dia juga merombak kabinetnya menjadi seimbang dalam hal jumlah. Masing-masing 10 laki-laki dan 10 perempuan, tersusun atas tujuh anggota, yang diambil dari anggota Partai Kristen Demokrat Cile, lima orang dari Partai Demokrasi (PPD), empat dari Partai Sosialis (PS) Cile, seorang dari Partai Sosial Demokrat Radikal (PRSD), dan tiga sisanya adalah kandidat independen.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini