MEXICO CITY – Bulan Ramadan adalah bulan suci yang sangat istimewa bagi umat Muslim di seluruh dunia, termasuk warga negara Indonesia (WNI) muslim yang berada di perantauan.
Selain harus menahan emosi, lapar dan dahaga di antara lingkungan yang mayoritas bukan muslim, WNI di perantauan juga harus berpuasa hingga lebih dari 15 jam lamanya.
Menjelang waktu berbuka puasa, jika umat muslim di tanah air dapat dengan mudah menemukan makanan khas untuk berbuka puasa atau takjil seperti kolak, kurma, gorengan atau es buah, maka tidak demikian halnya dengan WNI yang berdomisili di Meksiko.
Pasalnya tidak ada seorang pun yang menjual makanan khas berbuka puasa tersebut di Negeri Sombrero tersebut. Karenanya tidak heran bila kemudian umat muslim Indonesia yang berada di Mexico City, menyambut antusias acara buka puasa bersama (bukber) yang digelar pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Mexico City.