JAKARTA – Juru bicara Kementerian Luar (jubir Kemenlu) RI, Armanatha Nasir mengatakan, isu Laut China Selatan (LCS) tidak masuk agenda pembahasan utama Konferensi Tingkat Tinggi Asia-Europe (KTT ASEM) ke-11 yang akan digelar di Ulan Bator, Mongolia, pada 15-16 Juli 2016.
Sebelumnya, ketegangan di LCS kembali mencuat setelah Filipina, menang gugatan di Permanent Court of Arbitration (PCA), terkait klaim China atas pulau buatan di LCS.
Seperti diulas dalam konferensi pers di Kemenlu, Jakarta pada Kamis (14/7/2016), isu utama rencananya akan dibahas pada KTT 20 Tahun kerja sama Asia Eropa tersebut, antara lain mendorong penguatan pilar kerja sama ekonomi ASEM dengan lebih konkret, membahas masa depan ASEM.
"Apalagi ini sudah memasuki 20 tahun kerja sama antara kedua benua. Jadi yang diagendakan di sini adalah bagaimana performance-nya sejauh ini," ujar Armanatha.