PALU - Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin mengatakan sosok ulama seperti pendiri perguruan Islam Alkhairaat Habib Idrus bin Salim Aljufri kian langka dijumpai belakangan ini.
"Beliau tidak sekadar alim dalam ilmu-ilmu keislaman, melainkan juga seorang yang organisatoris yang mumpuni," kata Lukman pada peringatan hari wafat (Haul) ke 48 tahun pendiri Alkhairaat Habib Idrus bin Salim Aljufri di Palu, Minggu (17/7/2016).
Haul kali ini diperkirakan dihadiri 30 ribu orang dari berbagai pelosok nusantara. Dari 15.000 kursi yang dipersiapkan panitia, semua terisi penuh bahkan masih banyak tamu yang berdiri di dalam dan di luar tenda, sebagian mengisi masjid dan teras-teras pertokoan di sekitar area pelaksanaan Haul tersebut.
Menteri Agama mengatakan salah satu karya gemilang yang ditinggalkan Guru Tua, panggilan akrab Habib Idrus adalah Alkhairaat. Menurut Lukman, walaupun mungkin Guru Tua tidak meninggalkan buku atau kitab sebagai karya intelektualnya, namun sesungguhnya jutaan orang telah berhasil menjadi orang-orang sukses karena sentuhan tangan Guru Tua melalui Alkhairaat.
"Tak sedikit orang yang dididik melalui lembaga Alkhairaat sehingga tampil menjadi pribadi yang saleh dan saleha," katanya.