BRUSSELS – Sedikitnya 7.000 tentara Turki dan perangkat peradilan ditangkap atas tuduhan keterlibatan dalam upaya kudeta terhadap Presiden Recep Tayyip Erdogan yang berlangsung pada Jumat 15 Juli 2016 malam waktu setempat.
Pengurus keanggotaan Turki di Uni Eropa, Johannes Hahn, menduga pemerintah telah mempersiapkan daftar nama yang akan ditangkap sebelum kudeta berlangsung. Ia berpendapat semua, termasuk kudeta, seperti sudah dipersiapkan.
“Ini terlihat setidaknya seolah-olah sesuatu telah disiapkan. Daftarnya sudah tersedia sehingga menunjukkan sudah dipersiapkan dan akan digunakan pada tahap tertentu. Saya sangat prihatin. Seperti yang kami takutkan,” ujar Hahn, seperti dimuat Reuters, Senin (18/7/2016).
Pernyataan Hahn itu seperti membenarkan tuduhan dari ulama karismatik Turki Fethullah Gulen. Ulama yang kini tinggal di Amerika Serikat (AS) itu menuduh Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) sebagai dalang di balik kudeta yang gagal tersebut.
(Baca juga: Gulen: Partai Erdogan Dalang Kudeta Militer)
Erdogan sudah menuntut Gedung Putih untuk mengekstradisi Gulen dari Negeri Paman Sam atas tuduhan sebagai dalang kudeta militer. Namun, pria berusia 75 tahun itu yakin dirinya tidak akan diekstradisi. Gulen juga yakin bahwa tuduhan mantan sahabatnya itu tidak akan ditanggapi serius oleh warga dunia.
(Wikanto Arungbudoyo)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.