JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus melakukan pendalaman terhadap aset-aset yang dimiliki tersangka tindak pidana pencucian uang (TPPU) proyek reklamasi teluk Jakarta, Muhammad Sanusi alias Bang Uci.
KPK menjadwalkan akan melakukan pemeriksaan terhadap 11 saksi dari pihak swasta untuk melengkapi bukti serta keterangan untuk TPPU politikus Partai Gerindra tersebut.
"Hari ini untuk penyidikan dugaan TPPU untuk tersangka MSN, penyidik menjadwalkan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi kebanyakan adalah pihak swasta," ujar Kabag Pemberitaan dan Publikasi KPK, Priharsa Nugraha, Senin (18/7/2016).
Priharsa menjelaskan, pemeriksaan terhadap saksi-saksi dari pihak swasta untuk mendalami aliran dana serta aset yang dimiliki oleh Muhammad Sanusi.
"Jadi sejak pekan lalu penyidik mau mengonfirmasi seputar aset, pertama adalah proses perolehan aset, kemudian jika aset itu dibeli asal uangnya dari mana, kemudian mau dikonfirmasi seputar aset-aset yang diduga milik MSN," tukasnya.
Berikut 11 saksi dari pihak swasta yang akan diperiksa oleh KPK pada hari ini :
1. Trian Subekhi, wiraswasta
2. Hermanto, swasta
3. Anne Meyanne Alwie, SH, swasta
4. Danu Wira, swasta
5. Wahyu Dewanto, swasta
6. Dodi setiadi, swasta
7. Nada Widjajanti, swasta
8. Pontas Pane, kepala kantor wilayah DJP Jakut
9. Hendrikus Kangean, swasta
10. Hauwanto Chandranata, karyawan swasta
11. Syawal Hasibuan, swasta
Sebelumnya diketahui, KPK telah menetapkan Muhammad Sanusi sebagai tersangka Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dalam kasus dugaan suap pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Zonasi Wilayah Pesisir Pantai Utara Jakarta.
Setelah ditetapkan sebagai tersangka TPPU, penyidik lembaga antirasuah tersebut menyita sejumlah mobil serta apartemen mewah milik Sanusi yang diduga berkaitan dengan pencucian uang dari suap proyek reklamasi teluk Jakarta.
(Fahmi Firdaus )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.