Share

Pasca-Penangkapan Terduga Teroris, Densus 88 Geledah Dua Rumah di Jateng

Bramantyo, Okezone · Selasa 19 Juli 2016 22:32 WIB
https: img.okezone.com content 2016 07 19 512 1441925

KARANGANYAR - Pasca penangkapan terduga teroris, Anggota Tim Detasemen Khusus Antiteror menggeledah rumah terduga teroris di dua tempat berbeda.

Lokasi pertama yang digeledah tim Densus 88 adalah kediaman Hasan Al Rosyid di RT 06/RW 09, Kampung Gatak, Jayan, Blulukan, Colomadu, Karanganyar, Jawa Tengah.

Pantauan Okezone, Tim Densus 88 Mabes Polri didampingi Inafis Polres Karanganyar tiba di kediaman Hasan sekira pukul 16.11 WIB dengan pengawalan ketat pasukan Dalmas Polres Karanganyar, Jawa Tengah.

Garis police line langsung dipasang di jalan masuk menuju kediaman Hasan. Dari kediaman hasan, polisi mengamankan sejumlah dokumen, diantaranya kertas-kertas, fotocopy KTP, kartu nomor HP serta bukti pengiriman barang.

Camat Colomadu, Yophi Eko Jati Wibowo yang menyaksikan jalannya penggeledahan mengatakan, seluruh ruangan dirumah Hasan digeledah. Termasuk bagian atap rumah yang tak luput dari penggeledahan.

"Hampir seluruh ruangan di rumah Hasan tak luput digeledah. Seluruhnya digeledah. Tadi yang dibawa tumpukan kertas tapi saya sendiri tak tahu kertas apa itu yang dibawa, terus kartu dan fotocopy KTP," ujar Yophi dilokasi penggeledahan, Selasa (19/7/2016).

Sementara itu Kapolres Karanganyar AKBP Ade Safri Simanjuntak yang tiba dilokasi penggeledahan menolak memberikan keterangan. Menurut Ade, khusus untuk teroris, yang berhak memberikan keterangan adalah Mabes Polri.

"Maaf ya, khusus ini satu pintu saja, biar Mabes Polri saja," kata Ade sambil meninggalkan lokasi penggeledahan.

Selanjutnya penggeledahan juga dilakukan di rumah Hasan lainnya, di Kampung Beojodipan RT 01/RW 04 Makam Haji, Kecamatan Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah.

Dari kediaman Hariyanto, Tim Densus mengamankan tiga benda yang dibungkus kantong kertas warna cokelat dan langsung dimasukan ke dalam mobil yang meninggalkan lokasi.

Sementara Heriyanti alias Hasan ditangkap oleh Densus 88 lantaran diduga ada kaitanya dengan bom bunuh diri Nur Rohman (31) di Mapolres Surakarta pada H-1 Lebaran, Selasa 5 Juli 2016.

Heriyanto alias Hasan disebut-sebut terindikasi masih ada kaitannya dengan kelompok yang ditangkap sebelumnya oleh Densus 88 di Bekasi, Jawa Barat. (fas)

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini