Pengamat mengatakan bahwa serangan teroris yang terjadi di Arab Saudi dalam beberapa bulan terakhir merupakan dampak dari dipinggirkannya salah satu pejabat anti-terorisme di negara itu, Putra Mahkota Mohammed bin Nayef.
Pangeran Mohammed bin Nayef yang dikenal dengan keberhasilannya mengatasi operasi Al Qaeda di Arab Saudi satu dekade terakhir itu diisukan dipinggirkan karena terlibat perseteruan dengan putra Raja Salman bin Abdulaziz, Wakil Putra Mahkota Mohammed bin Salman dalam perebutan posisi pewaris utama kerajaan. Bin Nayef yang saat ini menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri diserang isu yang menyebutkan bahwa dirinya sakit dan menggunakan obat terlarang.
Ditambah lagi ledakan bom di Madinah hanya berselang kurang dari setahun setelah musibah crane di Makkah dan tragedi di Mina yang menewaskan ratusan bahkan ribuan jamaah yang tengah menjalankan ibadah Haji. Kedua insiden ini cukup melukai reputasi keluarga kerajaan Arab Saudi sebagai pelindung dua kota suci sekaligus penyelenggara ibadah Haji bagi umat Islam di seluruh dunia.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.