Pilot MH370 Latihan Terbang Bunuh Diri, Sebelum Hilang Misterius

Silviana Dharma, Okezone · Minggu 24 Juli 2016 04:03 WIB
https: img.okezone.com content 2016 07 24 18 1445338 pilot-mh370-latihan-terbang-bunuh-diri-sebelum-hilang-misterius-ZkO3Luv9w4.jpg Pilot MH370 yang hilang misterius, Zaharie Ahmad Shah. (Foto: Youtube)

KUALA LUMPUR – Dokumen rahasia kepolisian Malaysia terkait kasus hilangnya pesawat MH370 terkuak ke publik. Isinya tentang gerak gerik mencurigakan pilot utama maskapai penerbangan Malaysia Airlines tersebut beberapa pekan sebelum insiden.

Informasi itu berhasil dihimpun oleh Majalah New York, yang menemukan bahwa pilot Zaharie Ahmad Shah sempat berlatih menerjunkan pesawatnya ke Samudera Hindia. Simulasi bunuh diri itu dilakukan dengan bantuan alat simulator penerbangan buatan untuk menguji coba mencari jalan keluar jika kapal sewaktu-waktu mengalami kecelakan dan tenggelam di perairan tersebut.

Dengan terkuaknya fakta tersebut, disinyalir bahwa jatuhnya burung besi yang membawa ratusan penumpang itu bukan kecelakaan biasa. Melainkan ada faktor kesengajaan. Laporan kepolisian itu bahkan menyimpulkan bahwa ada kemungkinan pembunuhan massal terencana dalam kasus ini.

FBI disebut-sebut menjadi pihak yang berperan dalam menutup-nutupi kemungkinan tersebut. Biro intelijen Amerika Serikat itu menghapus data dari simulator penerbangan yang dipakai Shah. Di mana terdapat rincian rute yang diambil si pilot sampai dia kehabisan bahan bakar di atas perairan.

“(Penemuan) ini sebenarnya tidak mengejutkan. (Sebab) dalam sejarah penerbangan, penyelidikan terhadap dewan keselamatan nasional menolak untuk percaya bahwa pilot mereka secara sengaja menyebabkan kecelakaan pada pesawat yang penuh penumpang,” tulis majalah New York, seperti disitat dari Independent, Minggu (24/7/2016).

Istri sang pilot sayangnya menolak berkomentar soal insiden yang menyeret nama suaminya. Dia hanya menjelaskan bahwa mereka sudah bercerai tiga pekan sebelum tragedi dan tidak tahu menahu soal itu.

Sejauh ini puing-puing pesawat tersebut selalu ditemukan di sekitar Afrika, tepi pantai yang berbatasan dengan Samudera Hindia. Jauh sekali dari dugaan tim pencari pimpinan Australia yang memprediksi pesawat itu jatuh di sekitar perairannya berdasarkan sinyal terakhir yang terlacak.

Kini pencarian terhadap pesawat yang hilang misterius dua tahun lalu itu telah dihentikan. Biaya yang dikeluarkan untuk mencarinya sudah mencapai hampir GBP101 juta atau setara Rp1,736 triliun.

(Sil)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini