MOJOKERTO – Dunia pendidikan di Kabupaten Mojokerto kembali digegerkan dengan adanya buku Lembar kerja siswa (LKS) yang diduga telah melecehkan simbol Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Bagaimana tidak, tahun lalu, buku LKS kelas X mata pelajaran kewarganegaraan untuk tingkat SMK terdapat gambar bocah telanjang tengah mengibarkan bendera merah putih. Sedangkan tahun ini beredar buku LKS mata pelajaran yang sama dengan cover burung garuda bersayap patah.
Bahkan dalam buku LKS kelas XI semester ganjil itu telihat burung garuda yang merupakan simbol negara sedang mencengkeram bendera merah putih kusut. Belakangan diketahui, dua LKS tersebut diterbitkan dan dicetak oleh CV Aviva asal Klaten, Jawa Tengah.
"Ini benar-benar pelecehan simbol negara. LKS ini sudah beredar selama dua tahun berturut-turut," ungkap Soetjahjo Moedji, kepala SMK Islam Walisongo, di Desa Brangkal, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Kamis (11/8/2016).
Ia mengatakan, ditemukannya dua LKS itu bermula dari laporan siswa pada guru mata pelajaran kewarganegaraan. Mereka menyatakan terdapat pelecehan simbol negara pada cover buku itu. Dari laporan itu kemudian pihak guru mengecek kebenarannya.