TANJUNGPINANG - Nahkoda perahu pompong yang tenggelam di sekitar perairan Pulau Penyengat, Kota Tanjungpinang, Ibu Kota Kepulauan Riau, ternyata tidak menyediakan pelampung.
"Ini menjadi pelajaran berharga. Keselamatan penumpang pompong harus menjadi perhatian," kata Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kepri Reni Yusneli saat melayat korban yang meninggal dunia di RSUD Tanjungpinang, Minggu (21/8/2016).
Dia mengatakan, sebenarnya setiap sosialisasi keselamatan penumpang kapal dan pompong, pemerintah selalu mengingatkan wajib menyiapkan alat keselamatan penumpang. Salah satunya pelampung. Tetapi sayangnya, pemilik pompong kurang memperhatikan hal tersebut.
(Baca: Perahu Tenggelam di Kepri, 10 Penumpang Tewas)
"Meskipun jarak Penyengat dan Tanjungpinang itu dekat, tetap saja jika terjadi gelombang angin atau badai selalu mengakibatkan tenggelamnya pompong yang memakan korban penumpangnya. Oleh karena itu musibah ini kiranya bisa dijadikan pelajaran agar tidak terulang lagi," tegasnya.