Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Diduga Dipukuli Polisi, Dua Keluarga Melapor ke Propam Polda

Sigit Dzakwan , Jurnalis-Minggu, 28 Agustus 2016 |21:03 WIB
  Diduga Dipukuli Polisi, Dua Keluarga Melapor ke Propam Polda
Foto: Illustrasi Okezone
A
A
A

PALANGKA RAYA - Anggota Polsek Tewah dilaporkan ke Bidang Propam Polda Kalteng oleh dua orang korban dugaan penganiayaan. Kedatangan dua pemuda berusia 17 tahun berinisial TR dan Jf itu didampingi masing-masing orangtua, pihak keluarga serta sejumlah penasihat hukum.

Laporan tersebut menyusul terjadinya pemukulan yang diduga dilakukan oleh oknum polisi pascaterjadi peristiwa kecelakaan lalu lintas, Jumat 19 Agustus 2016 sekira pukul 22.30 WIB lalu.

Menurut TR, dia memang menabrak seorang warga ketika mengendarai motor bersama JF dan satu rekan lainnya RI. Namun kondisi orang yang ditabrak tidak apa-apa.

"Karena tidak apa-apa, kami lanjut. Enggak taunya korban menelpon polisi. Habis itu ketemu dengan polisi. Dipukul dan ditendang di jalan. Polisinya pakai baju biasa," kata TR di Mapolda Kalteng, Minggu (28/8/2016).

Ibu TR, Neneng Hagarang (51) warga Sekata mengatakan, akibat pemukulan itu, TR sempat tidak bisa makan nasi selama lima hari. Penggantinya adalah bubur. Selain itu hidung juga mengeluarkan darah, perut sakit, dada sesak dan kepala pusing.

"Kita sempat minta visum di RS Kuala Kurun, tapi menolak. Alasannya tidak ada rekomendasi dari polisi," kata Neneng.

Sama hal yang disampaikan ibu Jf, Mira (35) menyebut anaknya mengalami sakit di dada, kepala pusing dan dua giginya patah. Selain itu juga sempat kesulitan menelan nasi. Keduanya sama-sama berharap keadilan di negeri ini harus benar-benar ditegakan.

Sementara itu, kakak TR, Novia Adventy sempat membuat status di akun facebook miliknya pascakejadian pemukulan oleh oknum Polsek Tewah. Kemudian statusnya tersebut dijawab oleh akun facebook milik Polsek Tewah.

"Saya mendapat ancaman, katanya bisa dikenakan UU IT. Tapi saya tidak pernah takut. Memang tidak mengakui melakukan pemukulan makanya hari ini kita melaporkan ke polda untuk dibuktikan kebenarannya," kata Novia.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement