Ribuan Orang Banjiri Vatikan Hadiri Kanonisasi Bunda Teresa

Rahman Asmardika, Okezone · Minggu 04 September 2016 10:12 WIB
https: img.okezone.com content 2016 09 04 18 1480848 ribuan-orang-banjiri-vatikan-hadiri-kanonisasi-bunda-teresa-J6cTjPOq2V.jpg Bunda Teresa akan dikanonisasi di Vatikan pada 4 September 2016. (Foto: Reuters)

VATIKAN – Lebih dari 100 ribu orang diperkirakan akan berkumpul di Vatikan untuk menghadiri penobatan tokoh pelayan warga miskin Bunda Teresa sebagai orang suci. Perempuan berjuluk “saint of the gutter” atau orang suci dari selokan itu akan dikanonisasi dalam sebuah upacara di Gereja Katolik Roma pada Minggu, 4 September.

Dipantau Reuters, Minggu (4/9/2016), Lapangan Santo Petrus telah dipenuhi ribuan pengunjung yang ingin menyaksikan ritual penobatan biarawati karismatik penerima nobel perdamaian itu. Paus Fransiskus terlihat telah hadir menyapa para jamaah di alun-alun yang telah dihiasi dengan lukisan besar Bunda Teresa dalam pakaian khasnya, jubah putih biarawati dengan garis biru yang biasa dikenakannya.

Terlahir sebagai Agnes Gonxhe Bojaxhiu di Skopje, wilayah Albania pada 1910, Bunda Teresa melakukan sebagian besar misi kemanusiaannya dengan melayani warga miskin di Kalkuta, India hingga ajal menjemputnya pada 1997. Selama pengabdiannya dia dianggap banyak melakukan keajaiban dan menjadi panutan bagi banyak umat Katolik sehingga pada 2003 Paus Yohannes Paulus II memberikan beratifikasi yang menjadi langkah pertama seseorang untuk dinobatkan menjadi santo atau orang suci.

Kanonisasi ini tidak luput dari kritik yang menganggap Bunda Teresa tidak melakukan sesuatu yang berarti untuk meringankan beban orang-orang yang sekarat atau mengatasi akar masalah kemiskinan. Sementara sebagian lainnya merasa penobatannya sebagai orang suci terlalu cepat dilakukan karena tokoh lain membutuhkan waktu hingga berapa abad sebelum mencapai status itu. Namun, di luar suara-suara yang menentang, tidak sedikit pula yang mendukung keputusan Tahta Suci tersebut.

Penobatan Bunda Teresa sebagai orang suci juga akan dirayakan di kota kelahirannya Skopje yang saat ini telah menjadi ibu kota Makedonia. Tidak akan ada upacara besar di Kalkuta, tempat Bunda Teresa mengabdi di sebagian besar hidupnya, tapi sebagai gantinya akan diadakan doa, dialog , dan acara kebudayaan.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini