Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Indonesia Tunggu Kepastian soal Visa Haji & Umrah Berbayar

Muhammad Saifullah , Jurnalis-Jum'at, 09 September 2016 |13:24 WIB
Indonesia Tunggu Kepastian soal Visa Haji & Umrah Berbayar
Dubes RI untuk Arab Saudi, Agus Maftuh (Foto : M. Saifullah/Okezone)
A
A
A

MAKKAH - Dubes RI untuk Arab Saudi, Agus Maftuh, menyatakan sudah mendengar informasi seputar kebijakan baru Pemerintah Arab Saudi untuk menerapkan visa berbayar. Kendati demikian, dia mengaku bahwa informasi tersebut belum pasti karena belum adanya kebijakan resmi.

“Ini belum pasti, tapi saya dengar tanggal 2 Oktober untuk umrah dan haji pertama kali gratis. Tapi untuk kedua dan seterusnya akan ada penambahan charge,” terangnya.

Menurutnya, dari informasi yang dia dengar, tarif yang agak memberatkan terdapat untuk visa ziarah. Dikatakan bahwa yang paling murah adalah 2 ribu riyal atau sekira Rp7 juta. “Kami sedang berkomunikasi dengan Kemenlu (Kementerian Luar Negeri) Saudi terkait dengan hal ini karena itu adalah otoritas mereka,” ujarnya.

Di tempat terpisah, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Abdul Djamil, mengatakan belum bisa bersikap dan masih menunggu pengumuman resmi Pemerintah Saudi tentang ketentuan itu. Abdul Djamil mengaku sudah mendengar terkait ketentuan bahwa untuk perjalanan haji yang pertama kali adalah gratis, seterusnya baru dikenakan biaya.

“Jadi kita tunggu kapan itu dimulai. Kalau sudah dimulai kita memikirkan seperti apa usulan kita. Apakah minta diringankan atau tidak perlu dikenakan biaya yang memberatkan. Kalau 2.000 ribu (riyal) kan lumayan,” katanya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement