Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Menengok Sejarah Kesultanan Kotawaringin di Kalimantan

Sigit Dzakwan , Jurnalis-Kamis, 15 September 2016 |06:34 WIB
Menengok Sejarah Kesultanan Kotawaringin di Kalimantan
Bangunan peninggalan sejarah Kerajaan Kotawaringin (Sigit/Okezone)
A
A
A

Pada masa pemindahan itu, Sultan Imannudin menyampaikan sebuah amanah yang berbunyi, “kudirikan Negeri Sukabumi Kutaringin baru Pangkalan Bu’un untuk anak-anakku, cucu-cucuku, keturunanku dan orang-orang yang mau berdiam di negeriku dalam pangkuan Kesultanan Kutaringin.”

Menurut Pangeran Ratu Alidin Sukma Alamsyah, tumbangnya simbol salah satu Kerajaan Islam di Kalimantan itu karena usia tua. Meski dikeramatkan oleh Kesultanan Kutaringin, Sultan Alidin mengimbau agar masyarakat tidak cemas akan pertanda-pertanda. "Intinya, kita harus dekat dan banyak-banyak mengingat Allah SWT," cetusnya.

Mengenai perlakuan Tiang Sangga Benua yang patah menjadi empat bagian besar, Sultan Alidin telah memerintahkan kerabat kesultanan untuk memindahkan patahan-patahan Tiang Sangga Benua dari rumah Pangeran Muasjidinsjah ke dalam ruang Dalem Kuning keraton.

"Supaya diperlakukan secara hati-hati dan jangan disimpan di sembarang tempat," pungkasnya.

 

(Salman Mardira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement