Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Perempuan AS Lihat Ke Masa Depan Pasca-Hillary Kalah

Perempuan AS Lihat Ke Masa Depan Pasca-Hillary Kalah
Pendukung Hillary Clinton memenuhi Jacob Javits Convention Center di malam penghitungan suara. (Foto: VOA)
A
A
A

Melihat ke Masa Depan

Hal itu jauh dari sentimen pada malam pemilihan presiden di kubu Clinton hari Selasa malam di Jacob Javits Convention Center, kota New York.

Coline Jenkins berkeliling di ruangan besar itu, menarik perhatian karena membawa foto hitam putih nenek buyutnya, Elizabeth Cady Stanton, yang merupakan pemimpin gerakan hak perempuan untuk memilih. Setelah kematiannya, amandemen ke-19 disahkan pada 1919, melarang diskriminasi pemberian suara berdasarkan gender.

Jenkins mengatakan, ia tetap optimistis meskipun banyak hambatan. Ketika berhadapan dengan kekalahan terbaru bagi feminisme, Jenkins mengatakan Stanton, jika masih ada, akan melihat ke masa depan.

"Ia akan bertanya, 'Apa langkah berikutnya?'" ujar Jenkins.

Saat Clinton memberikan pidato kekalahan di Hotel Wyndham New Yorker, ratusan pendukungnya yang sebagian besar perempuan, berbaris di luar bangunan.

Mereka termotivasi untuk melihat Clinton keluar dan berjalan ke mobilnya. Patricia Meonopiciade hampir tidak dapat melihatnya karena kerumunan orang. Tapi ia mengatakan ia datang untuk mengambil tindakan.

"Saatnya untuk keluar dan aktif kembali. Dalam politik," ujarnya.

(Rifa Nadia Nurfuadah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement