Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

FOKUS: #RIPIntan, Solidaritas Korban Bom Samarinda Capai Rp100 juta, Mana Perhatian Pemerintah?

Randy Wirayudha , Jurnalis-Selasa, 15 November 2016 |21:05 WIB
FOKUS: #RIPIntan, Solidaritas Korban Bom Samarinda Capai Rp100 juta, Mana Perhatian Pemerintah?
Intan Olivia Marbun, gadis mungil yang jadi korban bom Samarinda (Foto: Twitter)
A
A
A

KECERIAAN Intan Olivia Marbun kala bermain bersama tiga temannya berubah menjadi getir kedukaan bagi keluarganya pada Minggu 13 November 2016. Intan, balita berusia tiga tahun, bak menjadi martir terhadap aksi biadab teroris nan pengecut.

Para pelaku laknat itu melemparkan bom molotov ke halaman Gereja Oikumene, Samarinda, Kalimantan Timur, saat jemaat gereja baru selesai beribadah. Mungkin niat hati untuk menyakiti para jemaat, tapi yang terkena justru empat balita yang lagi seru-serunya bermain di halaman gereja.

Tidak hanya Intan yang mengalami luka bakar, masih ada Alvaro Aurelius (4) dan Anita Kristobel (4) yang dirawat di RSUD Inche Abdul Moeis. Kemudian ada Triniti Hutahaya (4) yang dirawat di RSUD Abdul Wahab Syahranie –rumah sakit yang sama tempat Intan sempat dirawat.

Kondisi Intan yang sempat koma akhirnya tidak tertolong. Luka bakar yang mencapai lebih dari 70% membuat keluarganya pecah tangis sejadi-jadinya karena sang buah hati dinyatakan sudah tiada.

Tragedi ini sungguh menyayat hati. Nyaris Triniti juga mengalami nasib yang sama. Kondisinya sempat pula kritis. Namun, rasa syukur setidaknya diucapkan keluarga karena sekarang kondisinya dilaporkan sudah membaik.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement