Adapun pihak keluarga masih berusaha keras mengikhlaskan kepergian bocah ceriwis, manis, dan pintar itu. Seperti yang diungkapkan Joslen Marbun, kakak sepupu Intan yang juga Ketua DPD Pemuda Partai Perindo Kutai Timur.
“Saya turut berduka buat adik Intan Marbun. Semoga keluarga bisa mengikhlaskan kepergianmu. Doa kami selalu mengiringi, semoga terang kedamaian selalu memberikan cahaya di bumi Nusantara. Kami sangat kehilangan. Ini semua kehendak Allah dan pasti ada hikmahnya,” tutur Joslen.
Tidak hanya keluarga dan Presiden Jokowi yang terenyuh dengan kepergian Intan sebagai korban bom Samarinda. Sejumlah netizen di media sosial Twitter pun berbondong-bondong melayangkan belasungkawa dengan mengusung tanda pagar (tagar) #RIPIntan.
(Baca juga: #RIPIntan, Korban Tragedi Bom Samarinda yang Menyayat Hati)