nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Selfie Maut Paling Sering Terjadi di India

Silviana Dharma, Jurnalis · Kamis 17 November 2016 06:10 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2016 11 17 18 1543616 selfie-maut-paling-sering-terjadi-di-india-3uliuyhjeM.jpg Ilustrasi. Selfie maut di India. (Foto: Rafiq Maqbool/AP)

NEW DELHI – Sebuah penelitian yang digarap oleh Carnegie Mellon University dan Indraprastha Institute of Information Delhi mengungkap, praktik selfie atau mengambil foto sendiri paling mematikan di dunia terjadi di India.

(Baca juga: Lagi Asyik Selfie Pria India Diserang Ular Piton)

Setidaknya ada 76 dari 127 kasus selfie maut di dunia yang terjadi di Negeri Anak Benua dalam rentang waktu dua tahun terakhir, tepatnya dari Maret 2014 sampai September 2016. Bandingkan dengan di Pakistan yang jumlahnya mencapai sembilan kasus, di AS delapan kasus dan di Rusia terdapat enam kasus.

Hasil penelitian selengkapnya dimuat dalam sebuah makalah yang disebut Washington Post, Kamis (17/11/2016) bernada provokatif, yakni “Me, Myself and My Killfie: Characterizing and Preventing Selfie Deaths” yang berarti “Saya, Diri Sendiri dan Pembunuhan Akibat Selfie: Karakter dan Pencegahan Seflie Maut”.

(Baca juga: Selfie dengan Senpi, Kepala Remaja India Tertembak)

Makalah tersebut mencatat pada 2015 saja, selfie maut antara lain telah memakan korban di rel-rel kereta api, di atas perahu yang terbalik saat piknik, di tebing, di jurang setinggi 18 meter dan di tepi sungai yang licin meski pemandangannya indah. Korbannya tidak hanya warga negara India, ada juga seorang turis Jepang yang terpeleset saat berpose di depan Taj Mahal. Walaupun tidak meninggal, wisatawan asing itu menderita cedera kepala yang fatal.

Penelitian yang dilakukan perguruan tinggi di New Delhi itu menganalisa data yang dikumpulkan dari berbagai pemberitaan dan media sosial, seperti Twitter. Dari situ mereka juga menemukan, kebanyakan korbannya dari segi jenis kelamin, adalah laki-laki ketimbang perempuan.

(Baca juga: Remaja India Tewas Tertabrak Kereta saat Selfie)

Temuan lain menunjukkan sekira 13 persen korban berswafoto di tempat yang memang berbahaya. Sementara dari segi usia, sebagian besar berada di bawah 24 tahun.

Penyebab selfie maut terbanyak adalah jatuh dari bangunan dan pegunungan, yakni sebanyak 29 kematian. Pada urutan kedua, 11 orang meninggal akibat tertabrak kereta saat berswafoto.

“Berswafoto di jalur kereta menjadi tren karena orang-orang ini meyakini bahwa mengunggah foto di sana dengan sahabat bersifat romantis dan melambangkan hubungan yang takkan pernah berakhir,” demikian penelitian tersebut menjelaskan.

Selain kedua hal itu, kematian para pelaku selfie di India dikatakan berhubungan dengan air. Otoritas setempat sudah mencoba memperbaiki fenomena ini dan mengumandangkan peringatan demi keselamatan publik.

(Baca juga: Selfie Berujung Maut di Sungai Gangga, Tujuh Tewas)

Kementerian Pariwisata India juga sudah mengembangkan zona larangan selfie di sejumlah tempat wisata. Termasuk di lebih dari selusin kawasan wisata di Mumbai, setelah dua orang tenggelam di Laut Arab akibat berfoto narsis.

(Baca juga: Selfie di Mumbai? Siap-Siap Ditampar & Didenda Rp241 Ribu)

Dengan adanya penelitian terhadap fenomena selfie maut tersebut, akademisi yang merilisnya berharap dunia bisa lebih waspada. Setidaknya, penelitian ini dapat menjadi peringatan akan bahaya selfie dan menginspirasi teknologi ponsel pintar untuk mengingatkan penggunanya jika mereka mulai mengambil foto di zona bahaya. (Sil)

1 / 2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini