“Saya meminta kepada jajaran saya, bahkan saya juga akan melakukan teleconference agar disampaikan untuk disediakan kendaraan-kendaraan untuk mengangkut saudara-saudara kita yang ke Jakarta,” tutur Kapolri.
Ribuan orang itu memulai perjalanannya pada siang kemarin pasca-menggelar doa bersama terlebih dulu di Masjid Agung Ciamis. Mereka berangkat awalnya dikawal personel Polres Ciamis dan disediakan mobil serta obat-obatan untuk jaga-jaga jika ada peserta yang tak kuat di tengah jalan.
(Baca juga: Ikut Aksi Damai 212, Ribuan Warca Ciamis Jalan Kaki ke Jakarta)
“Walaupun tidak ada angkutan bus, karena perusahaan bus angkutan dilarang dan akan mendapatkan sanksi, tidak menyurutkan niat kami untuk pergi ke Jakarta,” tegas korlap long march, Deden Badrul Kamal.
“(Kami) tidak bawa senjata atau apa pun, hanya sajadah. Apakah itu disebut makar? Kami hanya menegakkan keadilan membela Islam. Target kita yang terpenting hari Jumat sudah sampai di Jakarta. Rasulullah SAW bersabda, ‘Mukmin yang kuat lebih dicintai daripada mukmin yang lemah’,” lanjutnya.