Sebagian warga mengeluh tidak adanya penerangan, karena mereka kewalahan untuk memasak dan meng-charge telefon selulernya. Selain itu, sejumlah ruas badan jalan nasional dan jembatan penghubung longsor di Ketapang Indah, Kecamatan Singkil Utara sepanjang empat meter, sehingga hampir semua jenis kendaraan menuju Kecamatan Singkil lumpuh total.
Sementara ruas badan jalan provinsi, Singkil-Rimo Kampong Ujung Bawang semakin parah, akses arus transportasi semua jenis kendaraan juga sulit dilalui di ruas badan jalan provinsi itu. Sementara belum ada tanda-tanda genangan banjir akan surut, karena hujan masih turun.
Ruas badan jalan satu lagi yang sudah mulai longsor yakni, jembatan di jalan Bahari Pulo Sarok. Warga mulai memasang tanda pemalang kayu tidak bisa dilalui kendaraan roda empat.
"Jembatan aspal memang terlihat masih bagus, namun lubang yang menganga di tepi kepala jembatan sudah memanjang dan longsor akibat tergerus kuatnya debit air yang mengalir," kata Dwi, warga Pulo Sarok.
Roda perekonomian perlahan-lahan mulai macet di Kecamatan Singkil, selain aktivitas warga terhambat, stok kebutuhan sembako, air bersih dan bahan bakar minyak (BBM) sudah mulai menipis. Sementara sejumlah pengungsi berharap pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) segera memberikan bantuan di setiap kampung, maupun pos-pos bencana yang telah ditentukan. Diperkirakan terdapat empat kecamatan yang terendam di wilayah Kabupaten Aceh Singkil, diantaranya Kecamatan Singkil, Gunung Meriah, Simpang Kanan, dan Danau Paris.
(Rizka Diputra)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.