PADA hari ini 64 tahun yang lalu, kabut asap menjadi teror bagi warga London, Inggris. Pasalnya, hanya dalam kurun waktu empat hari saja, ribuan warga di Ibu Kota Inggris itu kehilangan nyawanya akibat kabut asap.
Insiden ini berawal pada Kamis sore ketika udara bertekanan tinggi dengan intensitas tinggi terhenti di wilayah Thames River Valley. Mendadak udara dingin berhembus dari barat sehingga udara di atas wilayah London terjebak dalam satu tempat.
Permasalahan ini diperparah dengan temperatur yang rendah sehingga memicu warga untuk terus membakar batu bara untuk menghangatkan diri. Asap dari batu bara, jelaga, dan sulfur dioksida dari area industri serta asap dari mobil makin memperparah timbulnya kabut asap di London.
Pada tanggal 7 Desember 1952, keadaan London semakin parah dengan kabut asap yang tebal dan semakin gelap bahkan cahaya matahari sulit menembus kabut asap tersebut. Saking buruknya jarak pandang, semua modal transportasi di wilayah London terhenti. Kabut asap ini juga sempat membuat beberapa kecelakaan yang melibatkan kereta api, termasuk dua kereta yang bertabrakan di dekat London Bridge.