Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Lirikan Mata Berujung Bogem di Medan

Erie Prasetyo , Jurnalis-Selasa, 06 Desember 2016 |10:58 WIB
Lirikan Mata Berujung Bogem di Medan
Foto: Ilustrasi
A
A
A

MEDAN – Wajah Hendrik Putra Napitupulu (33) dibogem oleh tetangganya yang berinisial DK (25) di Jalan Puyuh 2 Perumnas Mandala, Kelurahan Kenangan Baru, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara.

Di depan petugas sentral pelayanan kepolisian (SPK), korban bercerita, dirinya baru pulang dari warung dan melintasi rumah pelaku dan melihat saudara pelaku yang hingga kini belum diketahui namanya.

"Iparnya orang Nias, tapi aku enggak tahu namanya. Aku heran, iparnya itu terus melirik mataku dari aku pergi ke kedai sampai pulang lagi ke rumah," tutur korban.

Awalnya korban tak menggubris lirikan tersebut hingga korban mengambil nasi untuk dimakan di teras rumahnya. Karena terus dilirik, korban lantas menghampiri si pria Nias tersebut.

"Apa masalahmu samaku kok gitu kali matamu samaku. Macam enggak senang kau samaku," kata korban menirukan ucapannya sendiri.

"Setelah itu si DK datang. Dia sempat nanya, waktu kujelaskan, si DK langsung memukul wajahku beberapa kali," jelasnya.

Korban mengaku tak melawan saat dipukuli. Alhasil, wajah Hendrik babak belur dihajar tetangganya. Beruntung, warga yang kebetulan lewat langsung melerai perkelahian itu.

Tak senang dengan kejadian yang menimpanya, korban langsung datang ke Polsek Percut Sei Tuan untuk melaporkan perihal perbuatan pelaku.

Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Lesman Zendrato mengatakan akan memeriksa saksi terkait laporan korban.

"Setelah laporan korban selesai, nanti kita akan periksa saksinya," pungkas Kompol Lesman.

(Qur'anul Hidayat)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement