Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Sambut Hari HAM Sedunia, KontraS Beri Empat Catatan untuk Jokowi

Fahreza Rizky , Jurnalis-Kamis, 08 Desember 2016 |17:34 WIB
Sambut Hari HAM Sedunia, KontraS Beri Empat Catatan untuk Jokowi
Presiden Joko Widodo. (Foto: Antara)
A
A
A

Kebijakan politis Jokowi itu, lanjut Feri, telah merusak kemajuan HAM dan penegakan hukum, penghinaan terhadap martabat manusia, berdampak serius pada pemenuhan hak-hak korban, serta memperburuk kondisi psikologis para korban. "Seharusnya orang seperti Wiranto dan Hartomo diproses hukum," tegasnya.

Ketiga, menurut Feri, Jokowi yang dikenal suka blusukan, ternyata tak berani mendengar dan menindaklanjuti suara korban yang sudah 470 kali berdiri persis di depan Istana. ‎"Suara-suara korban tak pernah di dengar, tak pernah diajak bertemu. Dalam aksi Kamisan presiden tak pernah datang,‎" ungkap dia.

Terakhir, Feri mengungkapkan, KontraS juga amat menyayangkan posisi kelembagaan Komnas HAM yang sering memberikan stempel palsu pada agenda perlawanan impunitas. Komnas HAM, lanjutnya, banyak melakukan kompromi dengan agenda-agenda yang jauh dari semangat akuntabilitas dan mandatnya diatur dalam Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang HAM.

"Sudah seharusnya ada audit publik atas kinerja Komnas HAM dan komisioner-komisionernya yang tidak banyak me‎mberikan kontribusi pada isu HAM di Indonesia," ‎tuturnya.

"Kami khawatir sikap dan langkah presiden di atas jika tidak dievaluasi maka akan semakin menyandera presiden untuk tidak berani memprioritaskan pelanggaran HAM berat secara berkeadilan, setara, dan bermartabat," pungkasnya.

(Feri Agus Setyawan)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement