Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Polusi Parah, China Tertutup Kabut Asap

Rifa Nadia Nurfuadah , Jurnalis-Sabtu, 17 Desember 2016 |12:01 WIB
Polusi Parah, China Tertutup Kabut Asap
Kabut asap memenuhi Kota Beijing, China, akibat polusi parah. (Foto: Xinhua)
A
A
A

BEIJING - Pemandangan Kota Beijing, China, berubah drastis hanya dalam tujuh jam. Dari kota metropolitan berlangit biru, Beijing menjelma penuh kabut dan kelabu.

Semua itu disebabkan parahnya tingkat polusi di Negeri Tirai Bambu. Kantor berita China, Xinhua, seperti dikutip Daily Mail, Sabtu (17/12/2016), merilis seri foto yang menunjukkan kabut asap terparah sepanjang tahun di rumah bagi 22 juta orang tersebut. Jumat 16 Desember, Otoritas Kota Beijing menyerukan peringatan terkait polusi udara tahun ini. Mereka menyebut, akan terjadi kabut asap tebal pada 16-21 Desember.

Xinhua mengunggah dua kolase foto terkini akibat polusi di Beijing dalam akun twitternya. Seri pertama membandingkan lima foto yang diambil di tempat yang sama untuk menunjukkan betapa kabut asap akibat polusi meningkat di Beijing.

Pada pukul 09.00, gedung-gedung masih dapat terlihat jelas, begitu juga birunya langit. Pada pukul 13.00, sebagian besar struktur bangunan tersembunyi akibat asap polusi. Bahkan atap kubah Pusat Pertunjukan Nasional China nyaris tidak terlihat. Dan pada pukul 16.00, pemandangan Beijing amat didominasi oleh asap tebal. Gedung-gedung tak tampak karena diselimuti pekatnya polusi.

Perubahan wajah Beijing dalam tujuh jam. (Foto: Xinhua)

Sementara itu, kolase foto kedua membandingkan pemandangan sebuah atap gedung di Beijing hari ini dan kemarin. Pada Jumat 15 Desember sebelum asap menyergap, kita masih bisa melihat birunya langit dan pemandangan kota, termasuk atap gedung berbentuk kubah tersebut. Namun pemandangan hari ini amat jauh berbeda. Tak ada lagi langit biru. Atap kubah yang kemarin terlihat pun seperti menghilang.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement