BEIJING - Pemerintah China secara resmi telah mengembalikan UUV (unmanned underwater vehicle/drone bawah air) milik Amerika Serikat (AS) yang sempat disita pada pekan lalu. Berdasarkan keterangan resmi Pemerintah China dan AS proses pengembalian drone tersebut berjalan dengan lancar.
"Setelah melalui proses konsultasi persahabatan antara China dan Amerika Serikat. Pengembalian drone bawah air AS selesai dengan lancar," tulis Departemen Pertahanan China dalam keterangan Resminya sebagaimana dikutip dari CNN, Selasa (20/12/2016).
Sementara itu, pihak Kementerian Pertahanan Amerika Serikat (Pentagon) mengatakan Amerika Serikat akan terus menyelidiki peristiwa seputar insiden tersebut. Sebelumnya, kapal perang China dilaporkan menyita drone bawah air milik Amerika Serikat (AS) di Laut China Selatan (LCS). Insiden ini menyebabkan Negeri Paman Sam melayangkan protes dan meminta drone itu dikembalikan.
Insiden tersebut membuat hubungan kedua negara memanas sebelum akhirnya mereka meluruskan kesalahpahaman dengan cara damai.
Melalui kanal militer, kesalahpahaman ini telah diselesaikan. Pentagon menerangkan, {drone} bawah laut atau kendaraan bawah laut nirawak (UUV) tersebut sejatinya digunakan untuk penelitian. Drone itu berfungsi merekam kadar garam, suhu, dan kejernihan air. (rav)
(Rifa Nadia Nurfuadah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.