nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

'Pengungsi' Ditahan karena Serangan Truk di Pasar Natal Berlin

Selasa 20 Desember 2016 16:54 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2016 12 20 18 1571415 pengungsi-ditahan-karena-serangan-truk-di-pasar-natal-berlin-iVVXtq5Y5Q.jpg Truk yang mengangkut besi menabrak pasar Natal di Berlin, Jerman, menewaskan 12 orang. (Foto: Reuters)

POLISI Jerman sedang meminta keterangan dari seorang pria yang mereka percaya menabrakkan truk lori ke sebuah pasar Natal di Berlin, menewaskan 12 orang dan melukai 48 lainnya. Pengemudi tersebut adalah seorang pencari suaka asal Afghanistan atau Pakistan, menurut sumber pihak keamanan yang dikutip oleh kantor berita DPA.

Dia dilaporkan datang ke Jerman pada Februari lalu sebagai pengungsi. Harian Tagesspiegel mengatakan, pria tersebut diketahui oleh polisi karena kejahatan-kejahatan kecil, tapi tidak terkait teror.

Politisi Jerman sudah menolak menyatakan bahwa aksi ini adalah serangan teror, namun Menteri Dalam Negeri Thomas de Maiziere mengatakan pada televisi ARD, "ada banyak hal yang merujuk pada satu hal". Polisi Berlin mengatakan bahwa penyelidik memperlakukan aksi ini sebagai aksi sengaja.

Pasar Natal yang diserang berada di Breitscheidplatz, dekat Kurfuerstendamm, pusat belanja di barat Berlin. Insiden mematikan tersebut terjadi di sekitar Gereja Memorial Kaiser Wilhelm, yang rusak akibat pengeboman Perang Dunia Dua, dan dipertahankan sebagai simbol perdamaian.

Truk yang berisi tiang besi tersebut menuju ke pasar pada jam tersibuk, menabrak pondok-pondok kayu dan kios yang penuh dengan turis serta warga lokal. Pengemudi truk dilaporkan langsung ditangkap ketika meninggalkan truknya dan berusaha kabur.

Juru bicara polisi Berlin, Winfried Wenzel, mengatakan pada koran Jerman die Welt bahwa pria tersebut berlari di jalan yang menuju Tiergarten, taman umum yang luas.

Seorang saksi mengikutinya sejauh dua km, dan memanggil polisi, yang langsung menahannya di dekat monumen Kolom Kemenangan. Juru bicara polisi memperkirakan bahwa pengemudi truk mungkin ingin "mencari perlindungan di kegelapan taman".

Polisi membenarkan bahwa penumpang yang ditemukan tewas di dalam truk adalah seorang berkewarganegaraan Polandia. Ada kekhawatiran bahwa dia adalah pengemudi asli kendaraan tersebut yang kemudian dibajak.

Ariel Zurawski, pemilik truk tersebut yang juga warga Polandia, membenarkan bahwa pengemudinya hilang dan tak bisa dikontak sejak jam 16:00 pada Senin (21:00 WIB).

"Kami belum mendengar kabarnya sejak sore ini. Kami tidak tahu apa yang terjadi padanya. Dia sepupu saya, saya kenal dia sejak anak-anak. Saya bisa mendukungnya," katanya pada kantor berita AFP.

Kenangan Nice

Serangkaian serangan skala kecil oleh milisi Islamis menyentak Jerman awal tahun ini. Insiden Senin ini mengingatkan akan serangan truk lori pada Hari Bastille di Nice, Prancis, 14 Juli lalu, ketika 86 orang tewas. Serangan tersebut diklaim oleh kelompok yang menyebut dirinya Negara Islam.

Menanggapi berita dari Berlin, Wali Kota Nice Christian Estrosi mencuit: "Berlin mengerikan. Dukungan bagi wali kota Berlin dan warga Jerman, jangan pernah ada lagi."

Amerika Serikat menyebut tragedi tersebut "serangan teroris" dan menyampaikan dukungannya.

Presiden terpilih Donald Trump menyalahkan "teroris Islamis" atas "penjagalan" warga Kristen di ibu kota Jerman tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini