nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sering Sakit selama 18 Tahun, Ternyata Ada Gunting di Perut Pria Ini

Rufki Ade Vinanda, Jurnalis · Rabu 04 Januari 2017 15:07 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 01 04 18 1583011 sering-sakit-selama-18-tahun-ternyata-ada-gunting-di-perut-pria-ini-fiQ5FH0cKg.jpg Ma Van Nhat Tengah Menatap Hasil Rontgen. (Foto: EPA)

HANOI - Ma Van Nhat (54) sering mengeluhkan sakit pada perutnya hampir selama dua dekade terakhir. Ia yang merasa kebingungan dengan kondisinya tersebut kemudian memutuskan untuk memeriksakan diri ke dokter.

Diwartakan oleh Metro, Rabu (4/1/2017) Nhat kemudian menjalani USG guna memeriksa kondisi perutnya. Tanpa pernah disangkanya, ternyata penyebab yang membuat perutnya kerap sakit adalah sebuah gunting operasi sepanjang 15 centimeter (cm).

Sebelumnya, Nhat pernah menjalani operasi pada 1998 akibat kecelakaan mobil yang dialaminya. Ternyata dokter yang mengoperasi Nhat saat itu telah memberinya hadiah yang tak diinginkan yakni dengan meninggalkan sebuah gunting di dalam perutnya.

 

Hasil Rontgen Perut Nhat. (Foto: EPA)

Jika dihitung dari waktu terakhir kali ia menjalani operasi, maka gunting tersebut telah berada di perut Nhat selama 18 tahun. Nhat tak menaruh curiga sama sekali karena ia sempat memeriksakan diri pascaoperasi dan dokter mendiagnosis jika ia hanya mengalami sakit perut biasa sebelum akhirnya kembali memeriksakan diri beberapa waktu lalu.

"Aku merasa sering sakit perut setelah operasi (1998). Aku pergi ke dokter dan mereka mengatakan ini hanya sakit perut biasa lalu memberiku resep obat untuk perawatan perut sakit," ujar Nhat.

Pekan lalu akhirnya Nhat menjalani operasi untuk menyingkirkan gunting dari perutnya tersebut. Operasi Nhat berlangsung sekira selama tiga jam. Wakil Kepala Urusan Umum Rumah Sakit Gang Thep Thai Nguyen, menyatakan, operasi Nhat berjalan sukses dan lancar.

 

Gunting yang Berhasil Diambil dari Perut Nhat. (Foto: AFP)

Meski perutnya kerap merasa sakit, ajaibnya selama hampir 20 tahun Nhat menjalani hidupnya dengan relatif normal. Ia bisa mencerna makanan dan minuman tanpa mendapat masalah.

Pejabat berwenang mengatakan, mereka kini tengah berusaha mencari dokter yang mengoperasi Nhat 18 tahun lalu untuk diproses. (rav)

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini