Para Dubes AS Diminta Berhenti Saat Trump Dilantik

Rahman Asmardika, Okezone · Jum'at 06 Januari 2017 16:41 WIB
https: img.okezone.com content 2017 01 06 18 1585032 para-diplomat-as-diminta-berhenti-saat-trump-dilantik-RYTMIvtHxv.jpg Presiden terpilih AS Donald Trump. (Foto: Reuters)

NEW YORK – Tim transisi Presiden Terpilih Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengeluarkan sebuah mandat yang meminta para duta besar (dubes) yang dipilih secara politik oleh Presiden Barack Obama untuk berhenti dari penugasan mereka pada hari inaugurasi 20 Januari. Hal itu disampaikan oleh Dubes AS untuk Selandia Baru Mark Gilbert.

“Saya akan pergi pada 20 Januari,” kata Dubes Gilbert melalui pesan Twitter yang dilansir Reuters, Jumat (6/1/2017). Gilbert mengatakan, mandat tersebut diberikan tanpa kecuali melalui perintah kawat Kementerian Luar Negeri AS pada 23 Desember 2016.

Perintah itu berbeda dengan yang biasanya didapat para Dubes AS pada masa-masa pemerintahan sebelumnya. Dahulu, presiden terpilih AS akan memberikan perpanjangan masa jabatan yang memperbolehkan para dubes, terutama yang memiliki anak usia sekolah, untuk tetap tinggal selama beberapa pekan.

New York Times melaporkan, dengan adanya mandat tersebut, AS terancam tidak memiliki perwakilan yang disetujui Senat di beberapa negara penting seperti Jerman, Kanada, dan Inggris selama berbulan-bulan.

Beberapa diplomat mengatakan, perintah itu membuat mereka panik karena harus mengatur kembali kehidupan dan memohon visa agar bisa tetap tinggal di negara itu sehingga anak-anak mereka dapat tetap bersekolah.

Pejabat senior tim transisi Trump mengatakan, tidak ada niat buruk dari perintah tersebut. Menurutnya hal itu disampaikan untuk memastikan para dubes pilihan Obama untuk meninggalkan pemerintahan tepat pada waktunya seperti juga pejabat-pejabat lain di Gedung Putih.

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini