Share

Pembunuh Berantai Siberia Akui Habisi Nyawa 81 Orang

Rahman Asmardika, Okezone · Rabu 11 Januari 2017 21:01 WIB
https: img.okezone.com content 2017 01 11 18 1589186 pembunuh-berantai-siberia-akui-habisi-nyawa-81-orang-t1eEyZqtip.jpg Mikhail Popov. (Foto: Wikipedia)

ANGARSK – Pembunuh berantai dari Siberia, Mikhail Popkov telah mengaku membunuh sedikitnya 59 perempuan, dua tahun setelah dirinya divonis penjara seumur hidup atas pembunuhan 22 perempuan lainnya. Komite penyelidik mengatakan, pria asal Angarsk, Siberia itu kini dituntut atas 37 pembunuhan lain yang baru saja dia akui.

Diwartakan Russia Today, Rabu (11/1/2017), jumlah total korban Popov kini diperkirakan mencapai 81 orang. Pria berusia 58 tahun itu berada di urutan pertama pembunuh berantai dengan korban terbanyak di Rusia, melewati Andrey Chikatilo yang dieksekusi pada 1994 atas pembunuhan 52 korbannya.

Berdasarkan beberapa laporan yang bertangan, mantan polisi itu menjalankan aksinya pada periode 1994 sampai awal tahun 2000-an. Beberapa laporan menyebutkan Popov aktif sampai 2012. Meski memiliki prospek karier yang cemerlang, Popov secara mengejutkan berhenti dari kepolisian pada 1998. Belakangan terungkap, dia turut terlibat menyelidiki sejumlah kasus pembunuhan yang dilakukannya.

Popkov mengaku, dia mulai membunuh perempuan setelah yakin istrinya berselingkuh dengan pria lain. Para korban Popov umumnya berasal dari Angarsk di mana dia tinggal bersama istri dan anaknya.

Jasad mereka ditemukan hutan dan pemakaman di sepanjang jalanan kota, sebagian besar dalam keadaan telanjang. Laporan forensik menyatakan para korban terlebih dahulu diperkosa sebelum akhirnya dibunuh.

Pada 2012, polisi akhirnya berhasil menangkap Popkov setelah bukti DNA membuktikannya sebagai pelaku pembunuhan berantai. Dia mengaku bersalah pada 2015 dan dijatuhi hukuman seumur hidup.

Baca Juga: BuddyKu Festival, Generasi Muda Wajib Hadir

Follow Berita Okezone di Google News

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini