Image

Ini yang Terjadi Jika Semua Senjata Nuklir Diluncurkan

Silviana Dharma, Jurnalis · Selasa, 24 Januari 2017 - 03:20 WIB
Ilustrasi. Ledakan senjata nuklir dunia. (Foto: AFP/Getty Images/STR) Ilustrasi. Ledakan senjata nuklir dunia. (Foto: AFP/Getty Images/STR)

KOMISI Pakta Larangan Uji Coba Nuklir Komprehensif (CTBTO) mencatat ledakan nuklir terbesar dalam sejarah pernah diluncurkan oleh Uni Soviet pada 1961. Tsar Bomba berukuran 50 megaton diledakkan. Hasilnya lebih kuat 3.800 kali dari bom atom yang jatuh di Hiroshima, Jepang. Dan itu baru satu bom saja.

Tentunya, tidak semua senjata nuklir memiliki kemampuan yang sama. Akan tetapi, Amerika Serikat dan Rusia diyakini memiliki persenjataan nuklir yang terkuat di muka bumi ini, yakni senjata termonuklir.

Kedua negara tersebut juga menyimpan persenjataan nuklir terbanyak. Rusia punya sekira 7.000 senjata pemusnah massal, sementara AS menyimpan 6.800 buah.

Beberapa negara lain juga memilikinya, tetapi jumlahnya jauh lebih sedikit dibandingkan kedua poros kekuatan dunia tersebut. China misalnya hanya menyimpan 260 senjata nuklir, Inggris punya 215 buah dan Korea Utara mengaku punya 10 buah.

Jika semua senjata nuklir diledakkan, itu berarti ada 14.900 hulu ledak nuklir yang bisa diluncurkan. Melansir Independent, Selasa (24/1/2017), salah satu bom nuklir mematikan pabrikan Negeri Paman Sam adalah B83. Sebuah bom nuklir yang menghasilkan 1,2 megaton TNT, setara dengan 79 bom atom Hiroshima.

(Sil)

1 / 2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming