DAVOS - Mantan Perdana Menteri Inggris David Cameron rupanya masih menyimpan dendam kesumat pada sejumlah rival politiknya selama kampanye referendum Uni Eropa. Diketahui, hasil referendum yang memenangkan kubu Brexit atau pendukung keluarnya Inggris dari Uni Eropa, telah memaksa Cameron menanggalkan kedudukannya di Downing Street 10.
Lama tak terdengar, mantan Ketua Partai Konservatif Inggris tersebut kini menyibukkan diri di bidang olahraga tembak. Ia menuturkan, paling suka membayangkan burung-burung itu sebagai Boris Johnson dan Michael Gove sebelum menembak jatuh mereka.
"Saya banyak mengisi waktu untuk berlatih menembak. Saya menemukan ketika saya menembak beberapa Boris dan Michael, rasanya akan jauh lebih baik," celotehnya saat ditemui di Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss. Demikian seperti dikutip dari Independent, Selasa (24/1/2017).
Michael Gove. (Foto: PA)
Boris Johnson saat ini menjabat Menteri Luar Negeri Inggris, sementara Michael Gove sampai akhir 2016 menduduki posisi Menteri Kehakiman. Keduanya andil dalam kampanye Brexit dan bergabung dalam kabinet pimpinan PM Theresa May.
Sebelum referendum Uni Eropa, ketiganya berteman baik. Kampanye Brexit kemudian membuat Cameron sakit hati, karena tak menyangka kedua rekan politiknya akan mengkhianati dia.
Cameron mau tak mau mengundurkan diri, sebab dirinya pasti tidak akan sanggup menegosiasikan keluarnya Inggris Raya dari Uni Eropa. Setelah meninggalkan panggung politik, Cameron sempat mengungkap keinginan untuk menulis autobiografi. Belum diketahui bagaimana kelanjutan karyanya tersebut.
Akan tetapi, dia terpantau aktif berlatih tembak. Setidaknya dia sudah dua kali mengikuti pertandingan tembak. Salah satunya di lapangan Salperton, Gloucestershire, sebulan lalu.
(Silviana Dharma)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.