nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

KISAH: Desmond Doss, Pahlawan Perang AS yang Tak Pernah Muntahkan Peluru

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Selasa 07 Februari 2017 07:01 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 02 07 18 1611205 kisah-desmond-doss-pahlawan-perang-as-yang-tak-pernah-muntahkan-peluru-kQn5szsDzi.jpg Desmond Doss Bersama Istrinya, Dorothy. (Foto: Daily Mail)

Tugas pertama Desmond Doss sebagai medis dimulai saat bergabung dengan Divisi Infanteri 77 pada 1944 di Guam dan Leyte, Filipina. Pengabdian tersebut membuahkan Bintang Perunggu atas jasanya di medan perang. Ia kemudian ambil bagian dalam Battle of Okinawa di Jepang pada musim panas 1945. Di sinilah kelak, aksinya akan dianggap sebagai seorang pahlawan bagi Amerika Serikat.

Desmond Doss harus mengawal pasukan sebagai medis tepat di Hari Sabat, 5 Mei 1945. Sabat bagi penganut Adven Masehi Hari Ketujuh adalah hari di mana mereka wajib untuk beribadah kepada Tuhan dan tidak diperkenankan untuk bekerja. Namun, Desmond Doss merasa dirinya tidak melanggar Hukum Taurat karena Tuhan menyembuhkan orang sakit, sama seperti tugasnya.

Para pasukan tersebut harus berhasil menaklukkan Jepang di atas sebuah punggung bukit yang diberi nama Hacksaw Ridge atau Maeda Escarpment. Medan perang tersebut sangat mematikan karena kabut selalu menghalangi pandangan. Tentara Jepang juga mahir bersembunyi sehinga sulit terdeteksi. Ibaratnya, tentara AS sedang mengantar nyawa mereka bagi tentara Jepang.

Dari salah seorang prajurit di barak, Doss mengetahui bahwa tentara Jepang sengaja mengincar petugas medis. Alasannya, satu orang medis terbunuh, maka satu batalyon tentara akan terguncang mentalnya. Sebab, satu orang medis dapat memulihkan para prajurit yang terluka.

Benar saja. Tentara AS langsung disambut dengan berondongan tembakan. Korban tewas dan luka-luka segera berjatuhan di pihak AS. Ketika pasukan lain memutuskan untuk mundur, Desmond Doss dengan gagah berani tetap berada di atas punggung bukit tersebut. Satu per satu dia mencari, menyembuhkan, dan menyelamatkan para prajurit yang luka-luka.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini