“Saya bahkan ingin ada tiga atau empat bule profesional yang pemimpin perusahaan BUMN, agar orang-orang kita belajar, serta termotivasi dan berkompetisi dengan adanya orang-orang asing itu,” cetus Presiden Jokowi.
Oke, kita takkan meneruskan urusan politik negara macam ini dan fokus kembali pada sebutan bule ya. Apalagi sebenarnya sebutan khusus untuk orang asing ini, tidak hanya marak di Indonesia, tapi juga negara-negara lain.
Seperti di Jepang, orang asing kulit putih disebutnya “gaijin”. Di Malaysia bahkan disebutnya “Mat Salleh”. Di Thailand “Farang”, di China “Gweilo” (bahasa Kanton) atau “Ang Moh” (bahasa Hokkian), di Korea “Kojangi”, di India “Gora”, di Arab “Khawaja”, di Meksiko juga ada sebutan “Gringo”.
(Randy Wirayudha)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.