Image

Ini Kronologi Penangkapan Siti Aisyah dalam Pembunuhan Kim Jong-nam

Rifa Nadia Nurfuadah, Jurnalis · Jum'at, 17 Februari 2017 - 18:09 WIB
Siti Aisyah (berkaus kuning), WNI yang diduga terlibat dalam pembunuhan Kim Jong-nam saat ditangkap polisi Malaysia. (Foto: Reuters) Siti Aisyah (berkaus kuning), WNI yang diduga terlibat dalam pembunuhan Kim Jong-nam saat ditangkap polisi Malaysia. (Foto: Reuters)

KUALA LUMPUR - Dalam terobosan dramatis penyelidikan kasus pembunuhan Kim Jong-nam, Kepolisian Malaysia menyerbu sebuah hotel di Ampang. Mereka kemudian menangkap seorang warga negara Indonesia (WNI) yang diduga terlibat dalam pembunuhan kakak tiri pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un, itu.

Kamis, 16 Februari, sekira pukul 02.00 polisi Malaysia menyerbu kamar di lantai tiga hotel tersebut. Di situlah Siti Aisyah bersembunyi usai kabur dari Bandara Internasional Kuala Lumpur pasca-pembunuhan Kim Jong-nam.

Menurut sumber, seperti dinukil dari Strait Times, Jumat (17/2/2017) kamar Siti tidak dikunci saat polisi mencoba masuk. Pacar Siti yang merupakan warga Malaysia Muhammad Farid Jalaluddin (26) mengantar Siti dari hotel lain di Bandar Baru Salak Tinggi. Di hotel ini, Siti tinggal bersama terduga lainnya, Doan Thi Huong, yang merupakan pemegang paspor Vietnam. Doan sendiri ditangkap pada Rabu 15 Februari saat hendak memasuki pesawat ke kampung halamannya.

Sumber Strait Times mengungkap, Siti bisa jadi telah meninggalkan Doan dan bersembunyi sebelum meninggalkan Malaysia.

Polisi juga telah menangkap Farid, namun tidak menjadikan ia sebagai tersangka utama.

"Ia membantu penyelidikan kami. Informasi yang diberikannya membantu kami menangkap terduga kedua kasus pembunuhan Kim Jong-nam," ujar Kepala Kepolisian Selangor police Datuk Seri Abdul Samah Mat.

Dalam keterangan resmi Kepolisian Malaysia, Siti merupakan WNI asal Serang, Banten. Ia lahir pada 11 Februari 1992 dan berasal dari suku bangsa Jawa.

Siti diduga terlibat dalam pembunuhan Kim Jong-nam bersama Doan dan kini ditahan selama tujuh hari. Keduanya diduga menyerang Kim Jong Nam di Kuala Lumpur International Airport 2 (KLIA2) pada Senin 13 Februari pagi. Kala itu, Kim Jong Nam sedang bersiap memasuki pesawat ke Macau, yang menjadi tempat pengasingannya selama beberapa tahun terakhir. Para penyerang dilaporkan menyemprot racun di wajah Kim.

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini

Live Streaming