Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

KISAH: 'Perlombaan' Tiga Penjelajah Mencapai Kutub Selatan

Emirald Julio , Jurnalis-Minggu, 19 Februari 2017 |08:06 WIB
KISAH: 'Perlombaan' Tiga Penjelajah Mencapai Kutub Selatan
(Dari kiri ke kanan)Robert Falcon Scott, Sir Ernest Shackleton, Roald Amundsen (Foto: The Vintage News)
A
A
A

Sayangnya ketika Shackleton berusaha mencapai Kutub Selatan Magnetis pada 29 Oktober 1908, rintangan kembali datang. Pasalnya, hanya kurang dari sebulan menuju wilayah magnetis tersebut, kuda poni yang digunakan membawa barang Shackleton dan timnya mati akibat cuaca buruk.

Pada 9 Januari 1909 tepatnya ketika mereka berada di lokasi yang berjarak 97 mil dari Kutub Selatan, Shackleton dan timnya harus memilih antara terus maju dan kemungkinan mereka akan bertemu ajalnya atau kembali ke kapal mereka. Akhirnya mereka memutuskan kembali ke Nimrod ketika mencapai garis lintang 880 23’S.

Ketika Shackleton sudah tidak berada di Inggris, Scott memutuskan untuk mengadakan ekspedisi baru bernama Ekspedisi Terra Nova. Ia bersama dengan krunya yang berjumlah 65 orang memulai ekspedisinya pada 4 Januari 1909. Namun ketika ia mencapai Australia, Scott mendengar kabar seorang penjelajah asal Norwegia, Roald Amundsen, sedang berlayar mencapai Kutub Selatan.

Perlombaan antara Amundsen dan Scott pun dimulai. Scott dan krunya langsung bergerak cepat menuju Antartika dan berhasil mencapai wilayah yang menjadi markas kru Amundsen. Namun, baik Amundsen dan krunya tidak berperilaku ramah ketika bertemu Scott.

Geram dengan hal itu, Scott nyaris mendatangi Amundsen dan berkonfrontasi namun ia membatalkan hal tersebut dan memutuskan berfokus untuk perjalanan ke titik Kutub Selatan. Demi mempersingkat waktu, Scott membagi krunya menjadi tiga kelompok untuk perjalanannya.

Kelompok itu akan bertemu secara rutin dan saling mendukung satu sama lain hingga Scott memutuskan untuk mencari siapa orang-orang terbaik di antara krunya yang dapat membantunya mencapai titik di Kutub Selatan.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement