Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Operasi Simpatik 2017, Kakorlantas: Polisi Harus Bersimpatik dalam Tutur Kata

Dara Purnama , Jurnalis-Kamis, 09 Maret 2017 |19:15 WIB
Operasi Simpatik 2017, Kakorlantas: Polisi Harus Bersimpatik dalam Tutur Kata
Kakorlantas Royke Lumowa Memantau Operasi Simpatik 2017 di Banyumas (dok. Polri)
A
A
A

JAKARTA - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Royke Lumowa memantau jalannya Operasi Simpatik 2017 yang dilaksanakan Polres Banyumas di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Operasi Simpatik sendiri berlangsung dari 1 Maret hingga 21 Maret 2017.

"Operasi Simpatik kami maksudkan selama 21 hari, polisi selaku penegak hukum harus bersimpatik di dalam tutur kata, tindakan dan penampilan," kata Royke melalui keterangan tertulis yang diterima Okezone, Jumat (9/3/2017).

Selain itu, lanjut mantan Kapolda Papua Barat ini, polisi harus mengajak masyarakat untuk ikhlas, tertib dan disipilin berlalu lintas. Tujuannya adalah agar keselamatan terjamin baik dari pengendara dan pengguna jalan lainnya.

Royke pun memerinci angka kecelakaan di Indonesia. Khusus yang mengakibatkan korban meninggal dunia rata-rata 26 ribu per tahun. Menurutnya sebagian besar korban kecelakaan lalu linta itu melibatkan sepeda motor yang mencapai 70 hingga 80 persen.

"Ini sungguh-sungguh sangat tragis dan langkah-langkah untuk menekan itu (kecelakaan lalu lintas) harus dilakukan," katanya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement