Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ini Nih, Asal-usul Pertanyaan 'Mana Lebih Dulu Ayam Atau Telur?'

Silviana Dharma , Jurnalis-Jum'at, 24 Maret 2017 |14:01 WIB
Ini <i>Nih</i>, Asal-usul Pertanyaan 'Mana Lebih Dulu Ayam Atau Telur?'
Mana lebih dulu, ayam atau telur? (Foto: Vladimir Prusakov/Shutterstock)
A
A
A

Dalam perkembangannya, pertanyaan tersebut dibuat menjadi lebih sederhana oleh filsuf Yunani lain, Plutarkhos. Sebagaimana yang kita kenal sekarang, pertanyaannya menjadi, "Mana lebih dulu, ayam atau telur?"

Pertanyaan sederhana, tetapi mengguncang dunia. Lebih dalam, kalimat tersebut seolah mempertanyakan asal usul penciptaan segala kehidupan di jagat raya. Walaupun pada abad kelima, seorang cendekiawan Romawi, Macrobius bergurau bahwa manusia memang suka memikirkan hal sepele, contohnya menanyakan soal mana yang lebih dulu ayam apa telur. Tetapi dia tidak memungkiri bahwa pertanyaan itu sebenarnya cukup penting untuk dipikirkan.

Setelahnya, para ahli mulai mencoba menjawab perkara sepele itu. Filsuf Gereja seperti Agustinus dan St Thomas Aquinas menghabiskan waktu mereka menerka-nerka apa yang sebenarnya dipikirkan Aristoteles ketika mencetuskan pandangan tersebut. Keduanya menyandingkan pertanyaan tersebut dengan pandangan agama.

"Jika merujuk pada kitab Kejadian dalam Alkitab, maka ayam muncul lebih dulu," kata Roy Sorensen, Guru Besar filsafat di Washington University, St Louis.

Berlanjut ke ratusan tahun setelah kedua filsuf Kristen itu menjawab. Seorang ahli sejarah dari Italia, Ulysse Aldrovandi mengulas singkat persoalan tersebut. Pada 1600 dia menyelesaikan pertanyaan itu dengan pernyataan, "Saya selesaikan perdebatan usang yang hanya bikin penasaran itu. Dalam kitab suci, jelas kalau ayam ada lebih dulu. Kitab itu juga mengajarkan kalau binatang diciptakan pada permulaan dunia. Maka saat itu, ayam tidak lahir dari telur, tetapi dari ketiadaan."

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement