Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Tak Punya Izin, 26 Warga China Diciduk Disnakertrans saat Bekerja

Narjo Usman , Jurnalis-Rabu, 12 April 2017 |01:34 WIB
Tak Punya Izin, 26 Warga China Diciduk Disnakertrans saat Bekerja
WNA China yang dicekal bekerja di Indonesia (Foto: Narjo/Okezone)
A
A
A

TERNATE - Sebanyak 26 Warga Negara Tiongkok, yang hendak bekerja di perusahaan pertambangan nikel PT Harita Gruop di Obi, Halmahera Selatan, dicekal Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Maluku Utara.

Penyidik Tenaga Kerja, Disnakertran Maluku Utara, Jamrud Lahabato, menuturkan 26 Tenaga Kerja Asing (TKA) diamankan di pelabuhan Bastiong Ternate, saat hendak menumpangi kapal tujuan Obi karena tak memiliki dokumen Izin Menggunakan Tenaga Kerja Asing (IMTA).

"Sebelumnya berjumlah 33 orang, tapi 7 orang memiliki IMTA, sisanya 25 tidak punya IMTA maka kami tahan mereka agar tidak masuk ke perusahaan," kata Jamrud kepada Okezone, Selasa (11/4/2017).

Menurut Jamrud, hasil pemeriksaan ke-26 warga Tiongkok ini hanya memiki Visa Kerja dan Visa Bisnis tanpa didukung dokumen IMTA sebagaimana diisyaratkan UU no 13 tahun 2003 Pasal 42. Disnakertrans memiliki kewenangan mencekal TKA untuk masuk bekerja di perusahan.

"Selama belum miliki IMTA maka mereka tidak diperbolehkan masuk bekerja. Janji dari pihak perusahan satu minggu dari sekarang untuk melengkapi IMTA TKA ini," terangnyam.

Jika dalam waktu satu pekan ke-26 warga Tiongkok belum juga memiliki IMTA, sebut Jamrud, maka Disnakertrans bakal berkoordinasi dengan Imigrasi guna dideportasi ke negara asal.

"Kita tunggu kalau satu minggu mereka tidak bisa menunjukkan IMTA dari Kementerian, kita akan koordinasi dengan Imigrasi untuk dideportasi ke Tiongkok," tegasnya.

Disnakertrans juga berencana akan ke Obi, memeriksa dokumen kelengkapan TKA yang bekerja di PT Harita Gruop. Sebab perusahan nikel ini menggunakan jasa TKA asal Tiongkok lebih dari 1000 orang.

"Kita akan cek di perusahan juga, kemungkinan ada yang tidak memiliki IMTA tapi diperkerjakan oleh perusahan, kalau ditemukan maka kami akan keluarkan mereka dari perusahan," tegasnya.

(Khafid Mardiyansyah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement