Ia pun mempertanyakan bagaimana sistem pengawasan yang dilakukan sehingga hasil pekerjaan itu diterima. Padahal seharusnya dilakukan penelitian terkait kualitas hasil pekerjaan sebelum diterima dan dana dicairkan.
Sementara, Kajari Kotawaringin Timur, Wahyudi membenarkan adanya laporan terkait masalah itu. Namun dia belum bersedia berkomentar lebih jauh terkait masalah itu.
"Memang ada laporan itu dan sudah kami terima. Kami akan mempelajarinya dulu," kata Wahyudi.
Untuk diketahui, ruas Jalan Samuda-Ujung Pandaran terpantau cukup padat lalu lintas. Selain jalan antarkabuaten, jalan itu dekat dengan dermaga Bagendang Pelabuhan Sampit.
(Rizka Diputra)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.