Dua kelompok bernama “Trench Coat Mafia” dan “goths” sempat dikaitkan dengan kedua pelaku penembakan dan menjadi sorotan warga AS. Belakangan terungkap bahwa kedua grup ini sama sekali tidak terlibat dalam kejadian di SMA Columbine.
Dilansir History, Kamis (20/4/2017), SMA Columbine kembali dibuka pada musim gugur 1999, tetapi efek dari kejadian mengerikan itu terhadap komunitas di Littleton tidak selesai sampai di sana.
Mark Manes, seorang pemuda yang menjual senjata dan membawa amunisi kepada Eric sehari sebelum pembantaian dijatuhi hukuman enam tahun penjara. Carla Hochhalter, ibu dari seorang siswa yang lumpuh dalam serangan, melakukan bunuh diri di toko senjata.
Beberapa orangtua murid mengajukan tuntutan hukum pada polisi yang dinilai harus dapat mencegah kejadian ini. Bahkan orangtua Dylan Klebold juga menunjukkan niat mereka melakukan tuntutan karena merasa polisi seharusnya bisa menghentikan putra mereka lebih cepat.
Penembakan di Columbine menjadi peristiwa penembakan sekolah terburuk dalam sejarah AS sampai terjadinya penembakan di kampus Virginia Tech di Blackburg,
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.