TANNA – Penduduk sebuah pulau di Vanuatu meyakini bahwa pensiunnya Pangeran Philip, suami dari Ratu Elizabeth II dari kegiatan kenegaraan akan memicu terjadinya badai tropis. Suku Yaohnanen di Pulau Tanna telah lama memuja Philip dan menganggapnya sebagai titisan dari nenek moyang mereka.
Ini bukan pertama kalinya sosok Philip dikaitkan dengan fenomena cuaca di Tanna. Pada 2015, penduduk pulau terpencil itu percaya Badai Pam yang bertiup merupakan pembawa pesan kedatangan Philip ke pulau mereka setelah tetua ada meramalkan akan terjadinya sebuah peristiwa besar.
Tidak ada kunjungan Philip ke Tanna pada 2015 dan tahun berikutnya, tetapi hal itu tidak menyurutkan keyakinan penduduk desa. Kali ini, pengumuman pensiunnya pria berusia 95 tahun itu dikaitkan dengan kedatangan Badai Donna yang akan sampai di Tanna pada akhir pekan.
“Mereka mengatakan pada saya bahwa mereka melihat Philip tinggal di istana, dikelilingi pengawal dan bepergian dengan mobil berjendela gelap sebagai bukti statusnya yang tabu. Mereka mundurnya Philip dari tugas publik berkaitan dengan pencapaian status tabu yang lebih tinggi, status yang suci,” kata Matthew Bayliss, seorang penulis dan jurnalis yang hidup bersama penduduk desa di Tanna sebagaimana dilansir dari Mirror, Jumat (5/5/2017).
Prince Philip Movement atau Gerakan Pangeran Philip adalah sebuah kepercayaan yang meyakini pria bergelar Duke of Edinburgh itu sebagai putra dari roh gunung berapi. Penganut kepercayaan ini meyakini Philip pergi ke luar negeri untuk menikahi perempuan berkuasa dan suatu saat akan kembali ke suku mereka.
Kepercayaan tersebut diyakini dibentuk pada 1950-1960-an, namun menguat secara signifikan saat Pangeran Philip dan Ratu Elizabeth II melakukan kunjungan resmi ke Vanuatu pada 1974. Foto Pangeran Philip yang berpose dengan nal-nal, pemukul tradisional dari Tanna dijadikan benda suci di suku Yaohnanen.
Sejak mulai terlibat dalam kegiatan kenegaraan, Duke of Edinburgh telah melakukan 22.191 kegiatan solo tanpa didampingi ratu, 637 kunjungan solo ke luar negeri dan memberikan 5.493 pidato.
Dia berperan sebagai pelindung, presiden atau anggota dalam lebih dari 780 organisasi dan akan terus diasosiasikan dengan mereka. Namun, Philip tidak lagi berperan aktif dan menghadiri kegiatan.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.