Semantara itu, menanggapi tudingan tersebut pihak Sea-Watch mengatakan, bahwa Penjaga Pantai Lybia telah melakukan aksi yang berbahaya dan mengancam keselamatan pengungsi. Aksi yang dimaksud tersebut adalah tindak pengejaran dan manuver kapal yang berbahaya dari kapal Penjaga Pantai Lybia (NOG).
Para imigran dikembalikan ke Tripoli. (Foto: Reuters)
"Tanpa peringatan apapun, mereka melakukan manuver kepada kapal para imigran. Mereka melakukan manuver yang sangat berbahaya dan bahkan hampir menabrak kapal kami, serta membahayakan kru kami,"terang perwakilan Sea-Watch, Neugebauer.
Libya sendiri merupakan titik keberangkatan utama bagi para migran yang berharap bisa bisa mencapai Eropa melalui laut. Negara tersebut telah mengalami kekacauan selama bertahun-tahun sehingga para migran yang tinggal di sana mencoba mencari kehidupan yang lebih baik. Tercatat sebanyak 181 ribu imigran membuat perjalanan pada 2016 ke Italia dan meningkatkan arus imigran setinggi 30%. (rav)
(Rifa Nadia Nurfuadah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.