RIYADH - Presiden Indonesia Joko Widodo diketahui akan segera bergabung dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di Arab untuk menghadiri forum anti-terorisme di Ibu Kota Riyadh. Pertemuan tersebut juga diketahui dihadiri Kepala Negara tetangga yaitu Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak.
Sebagaimana diwartakan oleh Asian Correspondent, Sabtu (20/5/2017), pertemuan yang bertemakan Melawan Ekstrimisme dan Melawan Terorisme tersebut dihadiri lebih dari 50 kepala negara dengan mayoritas penduduk muslim. Kepala negara lain yang diketahui hadir adalah PM Pakistan Nawaz Sharif dan Sultan Brunei Hassanal Bolkiah.
Pertemuan Puncak Anti Terorisme ini nantinya akan membahas isu utama berupa terorisme, penyebaran ekstremisme melalui media sosial serta kaitan antara terorisme dan korupsi. Kegiatan ini diketahui disponsori oleh 34 anggota Aliansi Militer Islam untuk Melawan Terorisme.
Sementara itu, PM Najib Razak dalam pernyataan resminya menyatakan, bahwa ia percaya Presiden Donald Trump memiliki komitmen terhadap pemberantasan terorisme.
"Kami tahu bahwa Presiden Donald Trump berkomitmen untuk memberantas teroris. Di bawah kepemimpinan saya, maka Malaysia akan seperti seharusnya semua negara Muslim pada KTT ini dan seterusnya," ujar Razak.
Pada Minggu, 21 Mei, Presiden Donald Trump rencananya akan menyampaikan pidato untuk mendorong persatuan negara-negara mayoritas Muslim menghadapi ekstremisme. Dia juga akan menghadiri pertemuan tingkat tinggi dengan para pemimpin negara-negara anggota kerjasama Teluk.
(Rifa Nadia Nurfuadah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.