Nah! Polisi Cokok Pemilik Rumah Industri yang Jual Makanan Kedaluwarsa

CDB Yudistira, Okezone · Selasa 30 Mei 2017 08:51 WIB
https: img.okezone.com content 2017 05 30 525 1702946 nah-polisi-cokok-pemilik-rumah-industri-yang-jual-makanan-kedaluwarsa-FmYt9tj5OQ.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

BANDUNG - Satgas Pangan Polres Cirebon Kabupaten mengamankan pelaku rumah industri makanan, yang mana pelaku menjual makanan ringan yang kadaluwarsa.

Dua pelaku yang diamankan masing-masing berinisial S alias Ina (36) warga Blok Grewel, Desa Situ Wetan, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon dan C (39)‎ warga Blok Watu Ampar, Desa Situ Wetan, Kabupaten Cirebon.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus, menuturkan, penangkapan kedua pelaku rumah industri yang menjual makanan tidak layak ini, berawal dari adanya informasi masyarakat, tentang penjualan makanan kadaluwarsa di wilayah Cirebon.

Kemudian, Tim Satgas Pangan Polres Cirebon, melakukan penyelidikan terkait informasi tersebut. Setelah dilakukan penyelidikan, polisi pun membenarkan adanya penjualan makanan ringan yang tidak layak.

"Kedua pelaku ini pun diamankan di kediamannya masing-masing berikut sejumlah barang bukti berupa makanan ringan," kata Yusri, melalui pesan singkatnya yang di terima, pada Selasa (30/5/2017).

Adapun barang bukti yang diamankan dari pelaku S alias Ina di antaranya, ‎Mie (tiga kantong besar), kacang (20 kantong kecil), kacang telur (tiga kantong),  astor (enam bal kantong), biskuit (sembilan bal kantong), kacang telur berwarna (dua kantong), kacang berwarna (dua kantong), kacang sukro (satu kantong), kacang kedelai goreng (satu kantong kecil), meses seres (lima kantong kecil dan empat kantong besar), kacang kulit (tiga kantong dan empat kantong) dan bengbeng (dua kantong kecil dan satu kantong besar).

Sementara itu, dari pelaku C, tim satgas pangan mengamankan kacang (empat karung besar dan 25 kantong), astor (12 kantong), wafer (sembilan kantong), piatos (10 kantong), kacang koro (12 kantong), mie (sembilan kantong), sukro (tujuh kantong), biskuit (dua kantong), kripik ubi (satu kantong), krupuk (tiga kantong) dan campuran (16 kantong).

"Sementara jajaran masih mendalami, keduanya mendapatkan atau membeli dari mana makanan-makanan tidak layak ini," ujar Yusri.

Selanjutnya tim membawa pelaku tersebut ke Polres Cirebon untuk dimintai keterangan lebih lanjut dan pengembangan penyidikan.

(ran)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini