ANKARA – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan melakukan pembicaraan melalui telefon dengan beberapa pemimpin negara Muslim dan negara Barat pada Senin, 5 Mei. Pembicaraan itu dilakukan untuk mencari solusi krisis diplomatik yang terjadi antara Qatar dengan lima negara Timur Tengah.
Sebelumnya, Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain dan Mesir mengumumkan pemutusan hubungan diplomatik dengan Qatar karena Doha dianggap mendukung terorisme. Langkah itu kemudian diikuti oleh dua negara lain, Yaman dan Maladewa.
“Presiden kami, selaku ketua Organisasi Kerjasama Islam saat ini, secara aktif terlibat dalam masalah Qatar ini dengan melakukan telepon dengan negara-negara Islam dan beberapa negara Barat, untuk menyelesaikan masalah ini, "kata Wakil Perdana Menteri Turki Numan Kurtulmus sebagaimana dikutip dari Sputnik, Selasa (6/6/2017).
Berdasarkan informasi dari sumber kepresidenan Turki, Erdogan melakukan pembicaraan dengan Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad al-Thani, Presiden Rusia Vladimir Putin, Emir Kuwait Sheikh Sabah al Ahmad al Jaber al Sabah dan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz.
Erdogan meminta semua pihak yang terlibat untuk melakukan dialog dan berkompromi untuk menghasilkan solusi demi memelihara perdamaian dan stabilitas di wilayah Teluk Persia.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.