Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kuwait Berusaha Mediasi Krisis Diplomatik Qatar

Rahman Asmardika , Jurnalis-Selasa, 06 Juni 2017 |12:30 WIB
Kuwait Berusaha Mediasi Krisis Diplomatik Qatar
Bendera Qatar. (Foto: Reuters)
A
A
A

DUBAI – Kuwait berusaha menjadi mediator dalam krisis diplomatik yang saat ini tengah terjadi antara Qatar dengan lima negara Timur Tengah. Krisis diplomatik ini merupakan yang terburuk di kawasan Teluk Persia sejak perang Amerika Serikat (AS) dengan Irak pada 1991.

Dalam wawancara dengan Al Jazeera, Menteri Luar Negeri Qatar, Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani mengatakan, penguasa Kuwait telah meminta Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani untuk menahan diri untuk tidak memberikan pidato terkait krisis ini.

"Dia menerima telepon dari Emir Kuwait yang memintanya untuk menunda pidato agar memberi waktu untuk menyelesaikan krisis," kata Sheikh Mohammed bin Abdulrahman sebagaimana dikutip dari Associated Press, Selasa (6/6/2017).

Seperti diberitakan sebelumnya, Arab Saudi, Bahrain, Mesir dan Uni Emirat Arab mengumumkan pemutusan hubungan diplomatik dengan Doha yang dituduh telah mendukung terorisme dan ekstremisme. Langkah itu kemudian diikuti oleh Pemerintah Yaman yang diakui dan Maladewa.

Namun, Qatar tampaknya tidak gentar dengan langkah negara-negara Arab tersebut. Sheikh Mohammed bin Abdulrahman bersumpah negaranya akan menolak semua pihak yang berusaha memaksakan keinginannya pada Qatar dan ikut campur dalam urusan dalam negeri negara yang kaya gas alam tersebut.

(Rahman Asmardika)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement