"Secara rutin pengawasan kami lakukan tidak hanya saat Ramadan sampai Idul Fitri saja, tertapi hari biasa pun pemeriksaan tetap dilakukan. Namun, bedanya pada bulan suci ini permintaan melonjak drastis," kata dia.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Ritanenny mengatakan, petugas Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kota Sukabumi tengah melakukan penelitian terhadap beberapa contoh makanan seperti mi, kolang-kaling, agar-agar dan bumbu dapur yang sudah dalam bentuk jadi dan lain-lainnya.
Jika hasilnya mengandung zat kimia berbahaya seperti pengawet, perwarna pakaian, boraks dan lain-lain, pihaknya akan langsung mendatangi kembali penjualnya untuk mencari tahu lokasi produksinya.
"Kami tidak segan memberikan sanksi tegas kepada pengusaha yang melakukan kecurangan dan menggunakan zat berbahaya bagi kesehatan dalam memproduksi makanan," tuntasnya.
(Rizka Diputra)