"Tahun ini yang sedang kita kerjakan ada tujuh jembatan," terang Kepala BBPJN XVIII.
Pembangunan jalan Trans Papua menjadi salah satu prioritas pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla. Dalam pengerjaannya, terdapat beberapa tantangan yang dihadapi di lapangan seperti topografi medan yang berbukit dan lembah, cuaca ekstrem di lapangan, hak tanah ulayat, hingga gangguan sosial.
"Selain itu Papua kan wilayahnya sangat besar, sehingga memang masih banyak perlu dibangun jalan yang membutuhkan biaya cukup besar," terang Osman.
Panjang jalan Trans Papua yang dibangun mencapai 4.330.07 km, di mana masih ada 479,04 km (11 persen) di antaranya belum tersambung. Jumlah tersebut ditargetkan akan berkurang menjadi 366,2 km (8 persen) saja yang belum tersambung pada akhir tahun ini. Keberadaan jalan Trans Papua diharapkan dapat menurunkan biaya komoditas dan logistik di pulau tersebut yang akan berdampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Papua.
(Hessy Trishandiani)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.